Inggris – Pertandingan Ulang Portugal Dari Tahun 1966 Akan Menyoroti Piala Dunia!

Waktu terakhir dan satu-satunya saat Inggris memenangkan Piala Dunia FIFA adalah pada tahun 1966 dan rintangan yang mereka hapus dari jalan mereka dalam perjalanan itu adalah Portugal, yang mereka kalahkan di semifinal pada saat pertandingan berlangsung. Dengan kemenangan Brit atas Ekuador dan kemenangan telak dari Portugal atas Belanda, kedua orang ini akan melakukannya pada hari Sabtu ini.

Sementara kemenangan tetap kemenangan, permainan Inggris tidak Prediksi Bola terinspirasi dari siapapun karena mendapat tendangan bebas oleh David Beckham yang terlalu berlebihan untuk memungkinkan pemuda tersebut mendapat kesempatan melakukan penebusan pada hari Sabtu ini. Saya mengatakan ini karena sebagian besar analis akan menyarankan bahwa orang-orang Sven-Goran Eriksson di Gelsenkirchen, perlu jauh lebih tajam jika mereka berencana mencapai semi’s!

Gelandang Beckham, Frank Lampard, Steven Gerrard dan Joe Cole adalah salah satu pemain terkuat di turnamen tersebut, namun untuk semua bakat individual mereka, nampaknya sebagai unit yang tidak berfungsi sekuat yang mereka harapkan.

Pertunjukan pertahanan Inggris, yang menyimpan clean clean ketiga mereka dalam empat pertandingan juga menjadi alasan optimis. Pemain belakang penuh Owen Hargreaves dan Ashley Cole menggabungkan permainan yang efektif di sisi belakang dengan intervensi defensif yang tepat waktu, tidak ada yang lebih penting lagi ketika Cole memblokir usaha yang ditentukan oleh gol dari Carlos Tenorio di menit ke-11, yang memantul dari mistar gawang dan keluar dari sebuah sudut.

Inggris telah mendapatkan dengan beberapa penampilan yang sangat biasa-biasa saja tapi pada akhir hari mereka tidak memberikan poin tambahan untuk gaya, jadi mereka adalah tempat yang mereka inginkan. Sedangkan untuk Portugal, ini adalah tim berpengalaman yang akan menggunakan setiap trik dalam buku tersebut untuk membuang tim dari permainan mereka.

Pertandingan berakhir dengan Belanda dan Portugal bermain sembilan di samping dan babak kedua dimainkan pada kecepatan siput karena peluit konsisten wasit.

Meski lebih terbiasa berpatroli di sepertiga lapangan, Maniche Portugal tampaknya telah menyukai tugas yang lebih ofensif. Yang pasti nampak singkat di Jerman 2006, kini kini telah mencetak dua pertandingan berturut-turut. Pertarungan babak pertama yang retak di Nuremberg sudah cukup untuk mengirim timnya lolos ke perempat final.

Gelandang tersebut memberikan pemberitahuan tentang tujuannya melawan Meksiko Rabu lalu, dan menyusulnya dengan mencuri ke area penalti Belanda dan menembaki sebuah tendangan kaki kanan yang kuat melewati Edwin van der Sar. Kebetulan, gol tersebut disegel Luiz Felipe Scolari yang ke-11 berturut-turut meraih Piala Dunia FIFA.